Abas Akbar, Putra Daerah yang Mendunia

Abas Akbar (kemeja biru) dan tim Eventsilat.com dalam Porsenasma III PT PGRI 2017

 

Legenda hidup, begitulah kira-kira predikat yang pantas disematkan kepada Abas Akbar, pelatih nasional pencak silat asal Sumatera Selatan. Awal kiprahnya dalam olahraga pencak silat berawal ketika ia berlatih pencak silat tahun 1983, saat masih kelas 4 sekolah dasar. Tak lama, pada tahun 1985, ia telah meraih juara nasional junior di Bali. Pada usia dewasa, ia terus meraih segudang prestasi di tingkat nasional dan internasional. Ia meraih medali medali emas pada Kejuaraan Dunia Pencak silat tahun 1994, 2000, dan 2002. Selain itu ia juga meraih medali emas pada sea games tahun 1993, 1995, 1997, 1999, dan 2001. Pada tingkat nasional, ia meraih medali emas pada PON XIV, XV, dan XVI.

Putra dari pasangan Dja’far Hattamarasjid dan Marice ini selain berprofesi sebagai pelatih nasional juga sebagai karyawan Bank Sumsel. Ia mendapat keleluasaan dari bank tempatnya bekerja untuk menjadi pelatih nasional pencak silat. Keistimewaan ini didapatkan berkat prestasinya yang telah mengharumkan nama negara dan daerah asalnya.

Tim Eventsilat mendapat kesempatan berjumpa dengan Abas Akbar pada pelaksanaan Porsenasma III PT PGRI 2017 di Palembang April lalu. Porsenasma merupakan ajang bagi mahasiswa perguruan tinggi PGRI di seluruh Indonesia untuk menjalin silaturahim antara perguruan tinggi PGRI seluruh Indonesia. Dalam event ini, perlombaan dibagi atas 10 tangkai seni dan 10 cabang olahraga. Pencak silat menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dan Abas Akbar menjadi koordinator untuk pertandingan cabang olahraga ini.

 

Sumber: https://sil4t.wordpress.com/2008/08/25/sang-legenda/ dan https://id.wikipedia.org/wiki/Abas_Akbar

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply